(not) Too Cool for School

"Taon depan Gide mulai sekolah ya?"
"Gide homeschooling aja kan maminya guru"
"Ga usah sekolah lah, ntaran aja 4 taon baru sekolah"

"Aku sih pengen dia keexpose sama Mandarin"
"Gide mau sekolah di mana?"

Anaknya sih setiap ditanya, "Gideon, do you want to go to school?" selalu jawabnya "Yes" .. Emboh anaknya ngerti apa engga, tapi so far tiap ditanya sih jawabannya selalu sama, iya. Emaknya yang harus lebih banyak berdoa mempersiapkan diri kayaknya! Sertifikat akademik sih guru, tapi kan hati tetep ibu nih HAHAHA .. 

Saya mau share proses cari sekolahnya Gide, sekalian gimana cara preschool di singapur! Semoga bisa memberi pencerahan kepada buibuk dan pakbapak sekalian :) Saya sampe nanya ex-colleague saya loh gimana cari sekolah karena saya in denial abis! HAHAHA .. Kayak udah tau tapi tetep maju mundur mau sekolahin Gide. Beda sama bapaknya yang maju terus pantang mundur!



WHY WHY WHY
Saya rasa ini pertanyaan pertama yang harus dijawab oleh semua orang tua saat memutuskan untuk mulai menyekolahkan anaknya. Jawaban setiap orang tua bisa beda - beda dan itu hak mereka. Ada temen saya yang sekolahin anaknya buru - buru karena udah mati gaya, ada yang mau anaknya jadi lebih mandiri. Ada yang untuk meningkatkan social skills. Ya macem - macem!  Sah - sah aja!

Saya sama Abang akhirnya sepakat kalo udah waktunya Gide sekolah karena ingin dia dapet exposure bahasa Mandarin sejak dini karena none of us speak Chinese .. kecuali buat pesen makanan doank! HAHAHA .. Itu pun aja belepotan bujubile cuma tau sepatah dua patah kata! We foresee that Mandarin is the second, I mean third most important language that he needs to learn aside from Bahasa and English. We also want him to take Chinese as his second language during primary school. 

Second reason, biar maminya ada me time! HAHAHA Ga deh! Ini udah diprediksi bakal sama aja karena Gide sekolah mami bakal beres - beres rumah. Alesan kedua, we want him to interact more with other people on his age, karena selama ini Gide mostly dikelilingi sama orang dewasa terus, yang mana pasti most of the time manjain dia and all attention on him. Let him enhance his interpersonal skills.

Overall, we have been thinking that next year will be the right timing for him to start school and have new routine. Let him learn about different things and explore his abilities. Oke lah kita coba rutinitas baru ya, De :)

WHICH WHICH WHICH
Nah ini biangnya! Sekolah dimana?! Seandainya aja ya cuma ada satu yayasan, satu brand sekolahan alangkah lebih mudah dan menyenangkan hidup ini HOHOHO ... Ini ada beberapa point yang kami pertimbangkan waktu pilih sekolah Gide :) 

Childcare VS Kindergarten
Childcare (CC) dan Kindergarten (KG) adalah lembaga pendidikan formal terendah di singapur dan dibedakan oleh jam operasional, departemen yang menaungi, rutinitas, dan kalender akademiknya. Ya harga juga sih! HOHOHO
CC berada di bawah naungan ECDA (Early Childhood Development Agency) dengan pengawasan dari Ministry of Social and Family Development (MSF). CC operates from Monday to Friday, 7 am to 7 pm, and Saturday 7 am - 1 pm with age range from 18 months - 6 years. Some CC also have Infant Care programme age between 2 to 18 months. You can choose to enroll your child for half day or full day programme. CC opens trough out the year unless Sundays, public holidays, and additional 5 1/2 days of official centre closure like teacher's day, children's day, spring cleaning, or any internal matters. In case of breakout of  infectious disease like Hand Foot Mouth Disease (HFMD) there will be a chance that the centre need to be closed as well. It's case by case basis depending from the percentage. In CC there will be routine care like showering, lunch, nap, and snack for the children.
KG was previously under Ministry of Education (MOE) but have come under the oversight of ECDA since April 2013. However, KG usually follows MOE school calendar which means they will have school holidays trough out the years like one week in Mach, two weeks in June, etc. KG operates from Monday to Friday for children aged 2 to 6 years old and usually they will have two sessions morning (AM) and afternoon (PM) for each level.  Most KG sessions last between 2 to 4 hours depending on the level. There is no routine care such as showering and nap in KG but they do provide snack for the children.
That's the differences between CC and KG in general. In terms of curriculum or academic, Singapore's education system has a general standard for all the preschools, both CC and KG. Again, every school has their own methods, styles, approaches, and strategies to deliver the knowledge to the children. Some use Montessori and some use project based. Other use Reggio Emilia approach and the other choose learn trough play. Some combine a bit here and there. There's no right or wrong, it's just the matter of delivering the message. 

There are 1001 brands of preschools in Singapore whether it's private, public, or some are religious based. All you have to do is do some research about the school. Iya, pe er bener buat mami :)

Location
The second most important factor; location. Untuk pemilihan lokasi preschool, kita sebagai parents masih punya flexibilitas dan kebebasan untuk menentukan lokasi yang kita mau, beda sama primary school yang lebih ketat aturannya. Ya itu entaran aja lah ya cari taunya HOHOHO.. Jadi boleh - boleh aja misalnya rumah kita di Jurong East terus mau anaknya sekolah di daerah Orchard, atau rumah di Punggol terus sekolahnya di Eunos, .. Asal ada yang anter jemput aja anaknya.

Pengalaman saya dulu, ada beberapa orang tua yang akhirnya mindahin anaknya karena cape anter jemput. Ya emang sih faktor jalanan macet itu ngaruh banget makanya saya saranin saat pilih sekolah semuanya tuh harus dipikirin termasuk macetnya juga karena bakal efek ke anak juga. Kasian anaknya udah settle eh musti pindah sekolah, adaptasi lagi. Ada beberapa faktor yang ga bisa dihindari sih kayak pindah rumah. Tapi sebisa mungkin jangan pindahin - pindahin anak dari satu tempat ke tempat laen kalo ga ada alesan yang signifikan.
  • Jarak - dari rumah ke sekolah atau dari rumah ke sekolah terus ke kantor.
  • Waktu di jalan - mendingan anaknya commute bareng kita atau dia yang deket - deket aja
  • Rute - which one is faster, is it crowded during peak hour, ada direct route atau engga
  • Siapa yang anter jemput - parents, other family members, nanny, school bus
  • Naek apa - bus, walking distance, MRT, taxi, grab, uber
Faktor - faktor di atas juga nentuin in case of emergency, siapa yang bakal jemput andaikan kedua orang tua bekerja, is it mommy or daddy. Kantor siapa yang lebih deket. Kesannya ribet ya tapi percayalah ini bakal sangat membantu di kemudian hari. 

School Fee
Ya ini ujungnya balik kepada kemampuan dan kesediaan kantong masing - masing ya. Ga jadi jaminan kalo sekolah yang mahal itu artinya bagus banget dan yang murah itu jelek banget. Kalo swasta (private) pada umumnya pasti lebih mahal dari pada pemerintah (public) tapi tetep harus disurvey dan research. 

Ada yang bayarnya bulanan, ada yang bayarnya per-term (mostly KG). Another thing that you have to check regarding to school fee is whether you're entitled to any subsidy such as Singaporean working mom has $300 subsidy and non-working mom $150. Any other subsidy or financial scheme bisa langsung ditanyain ke sekolah yang bersangkutan.

HOW HOW HOW
The why and which udah checked! But still gimana cari tau sekolah yang mana! Let me share the practical tips! Google it! HAHAHA :)

Masukkin aja di Google, "preschool/kindergarten/childcare near my place" then click!

Google bener nih?! Iya sis! Google will help and guide you! Ubek - ubek aja tuh google! That's what we did! The power of google! HAHAHA .. Biasanya bakal kuar tuh sederet list sekolahan. Nah, dari situ tugas kita adalah cari tau lebih lagi sekolah yang kita mau. Baca - baca review di forum, liat websitenya, tanya orang ada yang anaknya sekolah di situ atau engga. Super kepo stalker mode on lah! HAHAHA ...

Kalo ada yang tertarik, coba telpon ke sekolahnya cari tau apakah masih ada available vacancy dan atur jadwal buat datengin sekolahnya. Yup, anaknya dibawa sekalian! Untuk liat gimana reaksi anaknya, gimana proses belajar mengajar di sekolah itu, liat gimana interaksi guru dan muridnya, gimana rasio guru dengan muridnya, kebersihan sekolahnya, kita sreg ga sama sekolahnya, pokoknya semua bener - bener dihayati lah! HAHAHA .. Kayak jaman pacaran lah, buka mata selebar - lebarnya! Tanya sebanyak - banyaknya dan itu sah - sah aja karena kita pasti mau yang terbaik kan buat anak kita.

CHOP CHOP CHOP
If you have found the one then, daftar! Abis itu siap - siap buat season yang baru! Oh yeah, it's just the beginning of another new season in both children and parents! I'm talking to myself as well. Saya rasa ntar yang kena separation anxiety maminya bukan anaknya *sigh*


 "Gide sendiri gimana, Gill?"

As per yesterday we already enrolled him for next year's academic calender! Ah!! Mendadak deg - degan ya! HAHAHA .. Kita itu termasuk dalam kategori agak telat ini nyari sekolahnya. Rata - rata morning slot buat kindergarten udah pada abis. Iya, sekejam itu!

After endless googling, comparing, discussing, and visiting all the schools, we decided to enroll him in a church kindergarten that has 3 hours programme for N1. We only managed to get the afternoon session (PM) since the morning slot is already full. Logistic wise, it takes around 20 to 30 minutes to reach the school using bus as the transportation. We don't have direct bus there so this journey will be involving one time bus changing and walking for mommy. Ya anggep aja cardio ya, bu! HAHAHA 

Ya begitulah cerita pencarian sekolah si Gide Pardede ini! 

Comments

  1. Yay mama nya bakal dapet me time! Hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. me time maksudnya nyapu ngepel jadi lebih ga ada gangguan hahaha :)

      Delete
  2. temen saya yang sekolahin anaknya buru - buru karena udah mati gaya --> saya banget 🤣🤣

    saya sedih tar uda sekola ga bs playdate lagi 😭😭

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha ... gpp koq bu! sah - sah aja :)
      iya nih mana anak gw sekolah siang sekarang ;)

      Delete
  3. wah gide uda mau sekolah... gua juga mulai cari2 sekolah nih buat jayden taon depan... masuknya taon depan tapi nyarinya kudu dari sekarang hahahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya kejam proses nyari sekolah soalnya hahahaha ...

      Delete
  4. Booo 30 mnt naik bus jauh amat ya kayanya buat ukuran singapur

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kemaren sih gw itung 20 menit, ya 30 menit buat buffer lah .. Iya sih ga deket2 amat tapi gimana donk, sregnya sama yang ini hohoho ... loe mau sponsorin transportasi? HAHAHHA

      Delete
  5. Wahh selamat sekolah Abang Gide :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. hiihihi terima kasiihhhh ... tolong doakan mamanya ya ;)

      Delete

Post a Comment