Shangventure 101: The City, The Food, and The People


Shanghai oh Shanghai! 

Sejujurnya tidak pernah terlintas di benak saya untuk kembali ke China setelah kunjungan saya yang pertama kalinya 11 tahun lalu dimana waktu itu dalam rangka traveling bersama keluarga dengan rute Hongkong - Shenzhen - Macau .. and honestly I didn't really have a good impression about this country, and been dealing with some people from there for the past 8 years became another reason of my hesitation when this offer came. No hard feeling or meant to be stereotyping but ya begitulah!! ... Like I said earlier, I was a bit hesitant, .. but at the same time curious as well. Another opportunity to see different part of the world, and it's Shanghai anyway; the country's biggest city!!! Another factor, thanks to Kevin Kwan's rich series, especially China Rich Girlfriends that take setting on this place! Heh?! Emang loe siapa?! Collette Bing?!! HOHOHO ... Anyway, sok lah atuh kita cus berangkat! Semboyan saya, que sera, sera! Whatever will be, will be!!


Shangventure kami dimulai dari Shanghai Pudong International Airport menggunakan Singapore Airlines dengan durasi penerbangan selama kurang lebih 6 jam. Selama perjalanan puji Tuhan, si bocah anteng sambil pesta pora orange juice dan nonton film kartun HOHOHO ... Sesampainya di Shanghai kita langsung menuju hotel menggunakan jasa airport transfer yang udah diatur sebelumnya dari Singapur! Fyi, status perut saat itu: LAPAR BERAT CUY!! ;)

The City
According to Wikipedia, Shanghai is one of the four direct-controlled municipalities of China and the most populous city in the world, with a population of more than 24 million as of 2017. It is a global financial centre and transport hub, with the world's busiest container port. What an introduction! In my word; a super duper busy city!! And yes indeed it is!!


Satu kata untuk menggambarkan Shanghai; MEGAH! I've seen skyscraper but nothing beat Shanghai's. Another words to describe the city: RAME! BESAR! Impresi ini saya dapet dari hari pertama sampai, dilanjutkan dengan hari - hari selanjutnya saat kita punya kesempatan buat keliling - keliling kotanya, especially that particular day when you're brought around to have a city tour from the Shanghainese itself. Mulai dari gedung - gedung pencakar langit, mall - mall, jembatan dan jalan raya yang dibuat sedemikian rupa, semuanya itu benar - benar memberikan kesan megah dan modern dari kota ini.

Di sisi lain, Shanghai juga menunjukkan kecantikannya lewat deretan gedung - gedung tua-nya yang masih berdiri kokoh di area old street. Semacam kita ditarik untuk bernostalgia melihat Shanghai di masa lampau. Perpaduan ini bener - bener bikin daya tarik tersendiri bagi kota Shanghai.


Selain gedung - gedung yang ada, Shanghai juga banyak museum dan mempunyai beberapa taman yang terletak di tengah kota dan tamannya itu bukan model yang sepetakan gitu, tapi bener - bener taman yang besar. Kalo di New York ada Central Park, di Shanghai ada Century Park!! Saya sempet jalan - jalan berdua Gide di dalam taman ini sepulangnya kita dari Shanghai Science and Technology Museum. Cuaca musim gugur yang sejuk ditambah sinar matahari sore bikin taman ini terlihat sangat cantik. Jangan ditanya Gide sebahagia apa! You know, when a toddler meet spacious area is like a perfect combo!!! Aha!


Selain Century Park, kita juga berkesempatan buat mengunjungi the infamous People's Park. Selain taman, di People's Park juga terdapat berbagai macam wahana permainan yang harganya berkisar RMB 20 - 30 untuk sekali main. Terus yang menarik lainnya, si People's Park ini terkenal sebagai lokasi ajang perjodohan di mana para orang tua akan membawa foto anaknya untuk dipamerin dan siapa tau ada yang tertarik, tapi itu jaman dulu. Kalo sekarang mereka pake payung! Iya, jadi banyak payung dijejerin di mana di payung itu ditempel biodata si anak dan kali ini ga pake foto. Kalo tertarik bisa langsung kontek orang tua-nya, gittu! Dan konon katanya, para anak tuh ga tau kalo mereka tuh "dipamerin" di sini. Semacam mencoba jadi mak comblang gitu ceritanya! Kita sempet foto tapi karena buru - buru jadinya ya sekenanya aja, ga enak ati juga soalnya HOHOHO ... Dan di sini kembali saya mendapat ujian untuk berkomunikasi dalam bahasa Mandarin! HAHAHA


Jadi ada salah satu wahana permainan di People's Park berupa alat konstruksi which was digger. Si Gide itu suka pake banget sama construction sites vehicles dan waktu liat si digger ini dia mau naik, nah bapaknya emang paling bisa nyuruh saya yang beli tiketnya! Bah!! Jadilah saya ke counter penjualan tiket dengan modal nunjuk gambarnya, ..

Me: *sambil tunjuk gambar* one! Yi ke!
Lady at the counter: *ngomong dengan bahasa Mandarin* Saya nangkep artinya dia mastiin saya mau beli tiket buat naek si digger ini
Me: Yes! Dui! Wo yao zhege zhege *sambil tangan meragain ngeruk - ngeruk pasir*

Singkat cerita, tiket di tangan dan anaknya bisa main dengan gembira!! Hore!! Achievement banget ya buat saya!! Serahkan pada mami, Nak! HAHAHA ..


Selama di Shanghai kita wira - wiri menggunakan metro, karena ini yang paling accessible dari tempat kita nginep dan ada bahasa inggrisnya! Penting banget!! Kita beli yang one day pass seharga RMB 18 jadi pilihan kita karena kita ga keluar jalan - jalan setiap hari. Another hihglights dari Shangventure kita lainnya adalah motor listrik! Nah! Ini juga termasuk salah satu alat transportasi favorit warga lokal setempat. Banyaknya ajubile yaowoh dan mereka itu bisa naik sampe ke tempat pejalan kaki segala loh walaupun udah ada jalur khusus yang disediakan. Yang bikin keki adalah, motot listrik ini ga ada suaranya dan suka ngebut! Jantung saya beberapa kali mau copot soalnya ga kedengeran bunyinya eh tiba - tiba udah nongol aja di sebelah kita. Haish!!!  

Untuk kebersihan, saya rasa Shanghai cukup bersih mengingat ini merupakan salah satu kota termodern di China. Ya dibilang bersih banget juga engga tapi dibilang kotor ya engga. Menurut saya oke lah! Pemandagan orang buang sampah atau ngeludah masih ada cuma in overall kota ini termasuk bersih.


The Food
Makanan! Salah tau bagian terpenting dari setiap acara jalan - jalan kita adalah menikmati berbagai jenis makanan dari daerah setempat, dan ini juga berlaku untuk Shangventure juga! Tapi kalo dipikir - pikir lagi kali ini beneran petualanan kuliner yang tak terlupakan! If you know what I mean, HAHAHA ...


Berbeda dengan waktu di Jepang yang rasanya makan apa aja di mana aja ga pernah salah, di Shanghai ini saya sempet mati gaya karena bingung mau makan apa karena bingung mau ngomongnya gimana. Ga semua tempat makan punya menu bahasa inggris, dan kalopun ada biasanya perbandingan menu bahasa inggris dan mandarin itu 1:10 .. Iya ada sekali kita ke restoran dan menu bahasa inggrisnya cuma 2 lembar sementara menu dalam bahasa mandarin itu satu buku! Kalopun ada menu bahasa inggris, perjuangan kita juga belom selesai sampai di situ! HAHAHA ...

Inget kan cerita kita yang kita tunjuk menu dalam bahasa inggris apa terus yang kuar apa! OHEMJI! Mau marah ya gimana, yang ada akhirnya malem itu kita melipir ke KFC dan beli roti aja. KFC di sini pun lucu! Ada satu menu hamburger dengan hash brown di dalamnya dan pas kita makan mereka pake peanut butter untuk spread instead of mayonese or ketchup. Interesting! Kita juga sempet nyobain McDonald's di sana dengan menu charcoal bun, dan rasanya enak!!! 

Berpetualang banget lah urusan makanan! Saya pernah makan di satu restoran sampe dua hari berturut - turut karena di situ menunya pasti ada bahasa inggris dan rasanya enak jadi daripada migren duluan mending yang pasti - pasti aja lah ya HOHOHO ...


But it's totally different story when you dine out with the locals! Ya iya lah ya!! Beberapa kali pergi makan sama colleaguesnya Abang di sana dan pulang dengan perut rasanya mau meledak saking kenyangnya. Ada sekali kita pergi berempat doank, saya, Abang, Gide, dan colleague-nya, doi pesen 8 jenis makanan! Iya delapan!!! Saya sampe shock dan nanya kayak ini emang selalu begini atau gimana kebiasaannya, mulai dari ayam, sapi, babi, ikan, sayur begini, sayur begitu, semuanya ada! Btw, ngomongin ayam, bukan model potongan yak, tapi seekor aja!!! OHEMJI! Bilangnya, "This is the way we treat our guests! Eat, eat, just enjoy! The food is cheap over here" ...

And it was nothing dibanding waktu itu Abang pulang dan cerita kalo mereka abis semacam welcome dinner dan yang keluar 12 macem menu! I was like what?! Dua belas?!! Selama di singapur, paling maksimal itu kalo acara wedding dengan Chinese menu itu 9 macem dan itu aja udah kayak kuenyang pol! Ini dua belas!! Ga ngerti lagi!! But it's their way to celebrate something! Fiesta!!!!

Ada lagi satu kejadian yang saya sampe shock! Jadi kita makan di satu restoran bareng colleagues-nya Abang dan mau pesen orange juice buat Gide. Pihak restoran bilang mereka ga ada orange juice murni, adanya yang model juice kotakan dan kita bilang boleh aja. Begitu dateng, literally orange juice 1 kotak yang 1 liter!! Saya sampe bengong! Bukan segelas tapi sekotak!!!! Epic bener deh!! HAHAHA ...

Kalo dibilang berpetualan, ya berpetualan bener!! Dari yang ga kemakan, sampe yang ada kita balik lagi saking enaknya!! Sampe ada yang kita cuma liat - liat doank dan ga jadi makan! HAHAHA 

The People
Kanan orang, kiri orang! Atas orang, bawah orang! Begitulah kira - kira mendeskripsikan banyaknya populasi orang di sana HAHAHA ...


Orang ya dimana - mana ya sama aja, modelnya berbagai jenis! Loe kata kue basah Gill?! HOHOHO ... Di Shanghai sendiri saya juga berinteraksi dengan berbagai macam tipe orang dari yang baik banget nolongin saya gotong stroller naek tangga sampe cariin tempat duduk di metro sampe ada juga yang menurut saya ignorant karena pake toilet disable buat ngerokok! Huh!! Yang desek - desek ada, yang nyelak ada, yang ramah juga ada, semuanya ada lah! Nano - nano ceritanya!!


Segitu ramenya sampai buat backfround foto aja bisa loh! Apalagi pas kita jalan - jalan during weekend, ajubile orang semua tumpah di jalanan. Macam kalo lagi carnival gitu kali ya, cuma bedanya ini lagi jalan - jalan biasa aja. Selain warga lokal, populasi turis pun ga kalah banyaknya, ya termasuk kita juga di dalemnya. Semua ada di sana, lengkap!! ...

Like I said earlier, it was another unforgetable trip and I truly thank God for this opportunity. 'Till we meet again, Shanghai! Zaijian! ;)

Comments

  1. di jakarta juga ada construction vehicles kayak gitu, tapi letaknya di mall hahahaha... jayden dulu pernah main waktu umur 2 tahun, dan kayaknya masih kekecilan deh, soalnya dia agak kesulitan maininnya... lebih banyak dibantuin mas2nya hahahaha...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, di sini juga ada maenan begitu cuma kemaren itu pas di sana dan anaknya langsung sumringah liat si digger ..

      Delete
  2. Horeeeee kali ini Mami berhasil beliin Gide tiket wahana!

    Sebenarnya soal makanan itu karena terhalang komunikasi aja kali, ya. Jadi bingung mau makan apa dan kalaupun pesan kadang nggak sesuai harapan. Padahal makanan di sana enak-enak. Dan soal how they treat people itu bener banget! Orang Cina paling royal kalau urusan makan. Makin banyak (makin mahal) makin bagus! It's a pride for them, hahahaha! Makanya dulu waktu aku sekolah di sana, sempat siyokkk pas diajak sodara makan-makan. Kita makan bertiga, makanannya udah cem kawinan! hahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hao bang mami! HAHAHAHAHA ... Iya jane, yaowoh itu mau makan koq kayak disuruh ujian nasional rasanya hahaha ... tapi mereka sih gila nguarin jenis makannyaaa, aku sampe shock liatnya, lah yang makan kan kalo dipikir2 cuma bertiga, Gide kan masih anak secuprit gitu ... hahaha

      Delete
  3. Kalo ke Jakarta lagi, yok kita maen ke Mal Alam Sutera ya Gide! Di situ ada permainan digger dan construction vehicles lainnya lohhh.
    Gue ngikik pas baca pesen orange juice dateng sekotak yang 1L lol syok kali ya muke lo Gill pas orenjus nya dateng. LAHH~~ Huahahahha

    ReplyDelete
    Replies
    1. siappp, tinggal ngesot kita ke alsut!!! HOHO ... Gw kayak berusaha mencerna dengan muka sok cool saat juice sekotak dateng!

      Delete

Post a Comment